Petugas Dinas Pariwisata Kota Huangqing, yang berada di
Provinsi Shaanxi, Republik Rakyat China, sedang pusing akibat ulah nakal
wisatawan. Para turis itu menjadi biang kerok utama karena berpose
seronok memegangi payudara patung di depan Kawasan Kuno Pemandian Air
Panas Huangqing.
Sosok yang jadi pembicaraan adalah patung Yang Guifei, satu dari
empat perempuan paling kondang dalam sejarah kebudayaan China kuno.
Karena patung itu dirancang menampilkan payudara berukuran jumbo, sontak
pengunjung laki-laki bersikap iseng.
Shanghaiist melaporkan, Selasa (5/10), ratusan turis saban hari,
kebanyakan dari China daratan, meraba-raba payudara patung itu.
Sekaligus kemudian mereka minta difoto sambil memegang susu Guifei.
Foto-foto itu beredar di jejaring sosial, membuat pemerintah RRC malu.
Imbauan pemkab, yang mengaku menjaga kawasan itu, hanya dituruti oleh
sebagian peserta saja.
Edaran oleh pemkab sudah disebarkan ke banyak wilayah. Jumlah pemandu
wisata didikan pemerintah jumlahnya hanya sedikit. Patung ini juga
dipasangi plang, tulisannya, "Tolong ambil foto dalam sikap manusia
beradab," tulis para peserta aksi.
Guifei, sosok wanita pada patung seronok tersebut, adalah selir kesayangan Kaisar China sepanjang era Dinasti Tang.
Bukan sekali ini saja turis domestik China bisa terangsang terhadap
patung. Pada 9 Juni lalu, seorang lelaki sudah memicu kemarahan warga
Zhengzhou karena meraba payudara patung perempuan di pinggir sungai.
Selain tidak patut dari sisi moral, tindakan para turis 'meraba' patung
dapat menyebabkan pelapukan berlangsung lebih cepat.
